Indonesia Darurat Jalan Raya!

image

“Bagaikan bebek yang berdiri diatas zebra…” ~ #QuoteNgaco

Start the revolution from your bed!” ~ Perubahan dimulai dari atas tempat tidurmu, maksudnya adalah perubahan itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Indonesia darurat jalan raya, ngerasain kan yah bagaimana situasi jalanan terutama yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Chaos, semerawut, gak teratur, banyak pelanggaran, even dalam satu hari berapa banyak yang berantem di jalan cuma karena senggol-senggolan. Terus apa pentingnya? ~ Nah kadang pertanyaan ini terlontar dari mulut-mulut orang yang gak peduli sama sekitar. Orang-orang yang punya potensi melanggar dan merusak lebih besar, orang-orang yang cacat moral!

Bisa dilihat dari beberapa foto diatas, hal-hal yang tidak pantas, hal-hal yang selama ini dijadikan pembiaran, hal-hal yang harusnya tidak ditoleransi, dan hal-hal yang makin merusak moral bangsa kita ini! Capek sama hal ini? Sama men! Terus kalo kita diem aja apakah situasi bakalan berubah? BIG NO!!! Sebenarnya yang meruntuhkan sebuah bangsa bukanlah karena banyaknya pelanggaran yang terjadi, tetapi karena banyaknya orang benar yang DIAM dan tidak mau turun tangan untuk lakukan perubahan.

Lo nyaman dengan kondisi jalanan tiap hari? Orang serabat-serobot, ngotot-ngototan, gak mau ngalah, hak lo diserobot orang lain, dsb. Gue sih udah amat sangat muak, ngeliat pemotor naik trotoar terus ngomel-ngomel sama pejalan kaki disuruh minggir, pemotor naik ke jembatan penyebrangan orang (JPO) untuk puter balik karena terlalu males menempuh jarak yang lebih jauh untuk puter balik, pemotor ambil lawan arah dan ngotot karena alasan buru-buru serta untuk menghindari kemacetan, pemotor yang berhenti diatas zebracross, para penerobos lampu merah, mobil-mobil yang gak paham cara berkendara yang baik dengan memposisikan kendaraannya dengan benar ketika mau menikung, pindah jalur, dan sebagainya. Gak cuma itu, angkot-angkot yang ngetem sembarangan, dan kelakuan orang-orang tolol lainnya.

Sekarang lo flashback, pernahkah lo melakukan hal serupa? Kalo gue pernah! Terus apakah lo pernah renungkan kalo yang lo lakukan salah dan merubah sikap lo? ~ Yap, jangan biarkan hal merusak yang ada di dalam diri lo itu berkembang jauh lebih parah. Cobalah renungkan, berapa orang yang sudah lo rugikan dan lo ancam keselamatannya ketika lo melakukan pelanggaran, apakah pernah lo berpikir bagaimana rasanya ketika lo berada di posisi mereka? Lo pasti tau lah ya apa yang dirasa PANTAS dan apa yang TIDAK PANTAS ketika berada di jalan raya. Dimana MORAL dan ETIKA kita? Bukankah bangsa ini besar karena moral dan etikanya yang dijaga?

Gue yakin harapan kita sama, yaitu mendambakan situasi jalanan yang lebih kondusif, angkutan umum yang lebih aman dan nyaman. Dengan begitu tingkat stress akan lebih berkurang dan kualitas hidup kita akan jauh lebih baik. Gimana caranya? Mulai dari diri lo sendiri, kalo lo sadar lo harus melakukan kebaikan, then do it!! Jadilah pelopor dan contoh bagi orang lain di jalan. Dan gak perlu ragu untuk menegur para pelanggar supaya mereka juga sadar kalo yang mereka lakukan itu merugikan orang lain.

Negara ini gak akan bisa maju selama pola pikir masyarakatnya masih primitif dan tidak bermoral seperti itu, bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi etika dan moral dalam interaksi sosial sehari-harinya. Jangan berharap Indonesia akan maju kalau dari diri kita sendiri tidak menghendaki atau tidak mau patuh pada peraturan. Bangsa ini akan runtuh karena sikap dari masyarakatnya sendiri, what a poor country…

Solusinya gimana dong, kan macet, capek, pengen cepet, dsb. ~ Pertama lo harus tau konsekuensi tinggal di kota besar itu adalah menghadapi kemacetan, jadi terima itu dan cobalah hidup bersamanya! Kalo lo udah bisa menerima hal tersebut dengan ikhlas berarti next step-nya akan lebih mudah. Kedua, udah tau macet ya gak usah maksain bawa kendaraan pribadi, kalo masih maksa juga ya terima konsekuensi macetnya, berarti lo harus berangkat jauh lebih awal. Tapi apakah enak waktu lo terbuang percuma di jalan? Gue sih ogah jadi orang yang tua di jalan. Demi prestige jadi lo gak bisa ninggalin kendaraan pribadi lo? Hahahaha, harusnya lo malu.

“Sebuah negara yang maju bukanlah disaat yang miskin memiliki mobil, tapi dimana yang kaya menggunakan kendaraan umum.” ~ Walikota Bogota

Mindset kita harus berubah, berpikir jauh kedepan, efisiensi dan penerapan peraturan harus dijalankan. Seberapa penting waktu buat diri lo? Nah, itu adalah pertanyaan yang harus lo jawab sendiri. Kalo waktu itu memang penting buat lo, gue rasa lo bisa berubah ke arah yang lebih baik. Ketiga, jadilah orang yang tertib, beretika, dan menghargai hak pengguna jalan lainnya. Karena selain pelanggaran yang lo lakukan itu merugikan orang lain, juga lo keliatan gak berpendidikan men! Norak bin kampungan! Mau keliatan cool? Ya tertib, jangan melanggar.

Keempat, jadilah pelopor atau contoh, dan jangan sungkan untuk menegur orang lain yang melakukan pelanggaran. Jangan lupa juga untuk saling senyum, tenggang rasa, dan sayangi diri lo sendiri serta hargai nyawa orang lain. Intinya DILARANG BODOH! Jangan jadikan buru-buru sebagai alasan untuk mencelakai diri sendiri dan orang lain.

Gue adalah pemotor, gue juga pejalan kaki, dan gue juga naik angkutan umum. Semua enak dan gak enaknya udah pernah gue rasain. Jalan raya kita butuh lebih banyak kebaikan, butuh lebih banyak perubahan, butuh lebih banyak disiplin yang diterapkan. Jalan raya kita dirasa sangat jauh dari nyaman, jalan raya kita dirasa tidak bersahabat. Jalan raya kita adalah milik kita bersama yang kita gunakan bersama-sama dan kita jaga bersama-sama.

Yuk berubah, gue ngajak lo semua yang baca tulisan sotoy gue ini untuk berkontribusi dalam perubahan yang selama ini kita dambakan. Tentunya hidup kita pun akan terasa jauh lebih baik dan nyaman apabila kondisi lingkungan di sekitar kita sangat kondusif seperti apa yang kita dambakan. Sekali lagi tolong renungkan dan pikirkan sebelum semuanya jauh lebih parah dan hancur, gak usah mengandalkan pemerintah untuk melakukan perubahan, andalkanlah diri lo sendiri, hal-hal besar tercipta dari hal-hal yang kecil.

Untuk para pelopor, mari bantu kami untuk memerangi pelanggaran di jalanan, semuanya bisa direkam dan mention via twitter ke @RSAIndonesia, @trotoarian, @TMCPoldaMetro, @PeduliLantas, dan lain-lainnya. Yuk lakukan perubahan!

Jangan jadi orang bodoh yang selalu terbelakang, jadilah orang-orang yang disorot masyarakat lainnya dan bisa dijadikan contoh. Tularkan kebaikan dan tebarkan senyuman, sesungguhnya tak ada yang lebih indah dari kehidupan yang nyaman, aman, tentram, dan berkualitas. Lets make it happened!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s